Rabu, 23 Januari 2013

Reaksi Kimia Tubuh dan Cinta . . .


       Sedikit cerita yang aku ingat dari seseorang:
     
       Ketika seseorang mula menyukai orang lain terlebih lawan jenisnya pada umumnya, maka hormon estrogen dan testosteron dalam tubuh akan meningkat. Semakin seseorang mencintai pasangannya, maka serotonin dan dopamin pun akan terbentuk. Ya, serotonin adalah zat utama yang disebut-sebut sangat berpengaruh dan bertanggung jawab dalam perasaan cinta tersebut. Serotoninlah yang membuat kita menjadi merasakan perasaan bahagia dan karena ia pula kita akan melupakan semua kesalahan yang dilakukan oleh pasangan kita.
     Hormon lain yang tak kalah penting adalah eksitosin. Eksitosin menyebabkan perasaan menjadi meluap-luap yang berakibat sepasang kekasih melakukan hubungan seksual, yang tentu saja secara otomatis telah terikat oleh pernikahan. Eksitosin juga dihasilkan pada saat seorang ibu menyusui anaknya, sehingga terjadi ikatan rasa kasih antara sang ibu dan anak. 

     Tapi, hormon tersebut hanya akan bertahan dalam waktu 2 tahun atau paling lama adalah 3-4 tahun setelah orang merasakan apa yang disebut dengan cinta tadi.  

     Sekarang setelah 2, 3, atau bahkan 4 tahun pun semua itu kembali pada diri masing-masing. Jika seseorang setelah masa tunggu tersebut akan kehilangan rasa cinta kasihnya pada pasangan, maka reaksi kimia tersebut berjalan dengan baik di dalam tubuhnya dan pasangan seharusnya tak menyalahkan atas keadaan tersebut. Tapi, jika pada masa tunggu tersebut seseorang tidak kehilangan rasa cinta kasihnya pada pasangan, maka reaksi tersebut tidak berjalan dengan baik di dalam tubuhnya.


     Lanjut atau tidaknya suatu hubungan, bagiku pribadi adalah tergantung pada niat yang ada pada masing-masing individu, karena walaupun teori berkata demikian, kita sebagai manusia tidak akan mengetahui secara pasti apakah itu terjadi atau tidak karena rasa cinta kasih adalah suatu mukjizat yang indah yang diberikan oleh Sang Maha Pencipta pada makhluknya :)

Minggu, 23 Desember 2012

Reptilku, Iguanaku Nuro


          Ahirnya aku menginjakkan kembali langkahku di rumahku ini. Udara Banjarnegara yang dingin rasa-rasanya membuatku menjadi hanya ingin tidur seharian penuh. Tapi, aku sadar telah lama aku tak bercanda dengan nuro, iguanaku reptil kesayangan. Aku beranjak untuk menghampiri dan memegangnya, tapi yang aku peroleh adalah penolakkan darinya. Benar-benar mirip manusia. Nuro menghindar dan menepis tanganku dengan tangannya layaknya manusia. Memang kaget pada awalnya, ditambah ketika aku lihat seringai ganasnya dan seketika ia mulai melebarkan jengger bawahnya yang manandakan ia tak mau diusik dan pertanda peperangan. 
        Aku tahu, ia bersikap dingin padaku karena aku jarang menjumpainya. Tapi itu juga karena situasi yang menyebabkan itu terjadi. Ya, selama ini aku di Semarang meninglkannya, tapi aku harap ia maklum kenapa aku di Semarang. Aku, dengan perlahan dan terus menerus membelainya. Dengan sabar dan terus tanpa keraguan. Walaupun pada ahirnya, aku mendapatkan 5 cakaran darinya. Aku tak menyerah, tetap membelai dan mengajak berbicara. Pada ahirnya aku menang, ia kemudian tunduk dan takluk kembali padaku. Kemudian, aku bisa menganggkat dan mengajaknya bercanda kembali. Nuro sudah tumbuh besar sekarang...

     Nuro, aku tahu benar dia, dia akan sangat marah jika aku mulai sibuk dan asyik mengurus kadal-kadal liarku. Dia sangat pencemburu seperti manusia pada umumnya, itu yang membuatku ingin selalu tertawa. Yang aku dapat dan tahu adalah, hewan itu seperti kita. Mereka merasakan yang kita rasakan. Jika ia dibaiki, ia akan baik dan jika kita jahat ia pun akan jahat pada kita.
Walaupun aku suka dengan semua reptil, walupun aku sering bermain dengan hewan lain, baik reptil ataupun bukan, tetap....

Aku akan tetap memilih Nuro, iguanaku :)

Pinter Tapi Egois? Lupakan. . .


MAHASISWA... 

             Ya, itu sebutan orang yang dianggap udah besar... :)
Teringat sedikit tentang cerita dari dosenku, sindiran halus pada para " mahasiswa pintar tapi egois ".
            Banyak sindiran yang terlontar, menurutku itu bagus juga... lumayan. Tapi, jika dipikir ulang, itu menurutku memang bagus untuk yang bisa memahani dan merasakan. Tapi bagi mereka yang ga peduli si mungkin cuma dianggap sebagai angin lalu saja. Apalagi bagi "mereka" yang hati, pikiran dan persaannya seper ti tembok. Mana ada yang ngerasa.. hahha :D ( That's true? )
           Bagi mereka yang mempunyai kemampuan tapi tak mau membagikan pada orang lain, rasa-rasanya percuma saja jika mereka mempunyai kemampuan itu. Kecerdasan yang ada tapi tak dipakai untuk membantu orang lain. Ingat dengan sindiran keras dari dosenku " lihat sekarang, mana ada mahasiswa pintar mau bermain sama mahasiswa bodoh? ga ada kan ? , pinter main sama yang pinter, bodoh ya mesti mainnya cuma sama itu itu saja yang bodoh-bodoh " miris memang mendengar itu. Menurutku, mungkin memang demikian, mungkin memang beliau telah sering melihat mahasiswa pintar malah suka nge'gaep dll ( kayak anak SMA )
            Heiii,,, ayolah... sadarlah semua, kepintaran dan kecerdasan juga datangnya dari yang di atas, dari allah..
bersyukurlah jika kalian pintar dan cerdas, tapi mohonlah.. jangan egois tak memperdulikan teman-teman yang lain yang tidak sepintar dan secerdas anda. Bantulah mereka...
" Apakah kalian pernah berfikir dan berhasrat, kalian harus mendapat nilai perfect A semua bagaimanapun caranya?

             Sadar... nilai hanyalah ukiran angka di atas kertas, jangan hanya mengagung-agungkan nilai, yang paling berharga itu adalah ilmu yang anda dapatkan dan pergunakan untuk orang lain. Memang, angka nilai di KHS Ijazah itu bermanfaat, bermanfaat untuk mencari kerja. Tapi itu hanyalah syarat administratif, lebih dari itu adalah kepribadian anda, kekompakkan anda semua dengan team kerja. Jika dari sekarang anda semua tidak berubah, anda semua hanya akan sampai pada tingkat administratif, tidak lebih.
" Apakah kalian berfikir, orang bodoh hanya akan memperlambat kerja kalian? "

Jika iya, kalian salah...

" Apakah kalian termasuk salah satu golongan ini? aku harap tidak "

              Menurutku tak ada orang bodoh dan tak ada yang memperlambat, yang ada hanyalah orang pintar yang selalu meremahkan orang lain yang tak sepintar dirinya sehngga ia akan berjalan sesuka hatinya dan orang yang tak mau mencoba, sehingga ia akan diremehkan orang lain.
Dulu mungkin aku termasuk golongan orang yang selalu meremehkan orang lain yang selalu berfikir, mereka itu lambat dan hanya akan menggangguku, tapi aku salah...
              Sejak aku mempunyai teman baik yang kemampuan mengingat pelajarannya sulit, aku sadar...
Bukannya mereka tak berusaha (memang si ada yang ga' berusaha juga) tapi temanku ini,, ia berusaha mati-matian mengingat pelajaran, dan selalu kesulitan. Sampai aku memulai observasiku terhadap lama waktu belajar mereka dan membandingkan dengan lama waktu mengingatku, sampai-sampai membandingkan waktu mereka belajar dengan ku coba tak belajar sungguh mereka sangat lama dalam mengingat dan memahami materi. Tapi, dari situ aku sadar.. Batas kemampuan otak orang itu berbeda-beda. Walau seperti itu, menurutku tekad mereka lebih kuat dariku, perjuangan mereka pun melebihi perjuanganku. 

              Aku salut dengan mereka yang berjuang.
         Untuk itu, ayolah kita sama-sama membantu mereka...jangan hanya memikirkan nilai untuk diri kita, tapi pikirkan juga ilmu, dan mereka yang sedang berjuang. Nilai pastinya akan datang seiring dengan perjuangan kita... jangan jadi orang egois, yang acuh terhadap teman-teman seperjuangan kita sendiri. 


-Keep spirit for my friends :)

About Me

Me???
......
......
......

who am I. . . ??

Namaku Noni Setiani, ya itu nama asli dan nama lengkapku.
Panggilanku Noni :)
Lama aku berhenti dari kegiatan menulis, dan sekarang di blog baruku ini, aku akan memulai mengukir coretan-coretan kisah yang ada di sekelilingku hidupku.



THIS IS ME



Simple Biografi :

Lahir di Banjarnegara, kota kecil di Jawa Tengah
Besar di Semarang ( urusan pendidikan )
SD   -> SDN 04 Krandegan Banjarnegara
SMP -> SMPN 01 Banjarnegara ( PASTI )
SMA -> SMF Theresiana Semarang -> Farmasi
Kuliah -> Pharmacy Collage at STIFAR Semarang

Slogan : 

" Enjoy-Simple-Happy-Smile "

Ok, sedikit pengenalan and see u :)